Penulis: Chotijah Fanaqi, Eni Maryani, Herlina Agustin, dan Kunto Adi Wibowo –
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengungkap pola komunikasi ulama perempuan dalam dakwah menentang radikalisme melalui majelis taklim di Garut, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama perempuan menggunakan komunikasi interpersonal untuk mengemas isu-isu dan pesan melalui majelis taklim yang mengedepankan sikap keterbukaan serta empati untuk mengurai bahaya radikalisme dalam agama. Komunikasi interpersonal dilakukan dengan menyampaikan pesan yang membahas mengenai isu kehidupan sehari-hari perempuan. Terdapat hambatan komunikasi karena sikap sebagian jamaah yang tertutup baik disebabkan oleh takiyah (menyembunyikan identitas) maupun budaya dalam bersikap santun terhadap pengajar.
Artikel ilmiah selengkapnya dapat diakses melalui tautan berikut: https://doi.org/10.24294/fls.v6i2.2135
