Epistemological problems in fact-checking practice: evidence from Indonesia

Penulis: Justito Adiprasetio, Detta Rahmawan, Kunto Adi Wibowo, Pandan Yudhapramesti, dan Nunik Maharani Hartoyo –

Penelitian ini disusun berdasarkan poin penting yang dikemukakan oleh Uscinski & Butler (2013) mengenai epistemologi  fact-checking, yaitu dampak seleksi dan kriteria  fact-checking yang tidak jelas. Penelitian ini menganalisis konten dari artikel fact-check yang dapat diakses publik yang diterbitkan oleh tujuh organisasi fact-checking di Indonesia. Pola yang diidentifikasi dalam analisis konten berfungsi sebagai dasar interpretasi epistemologis dari praktik fact checking. Analisis kemudian dilengkapi dengan wawancara kepada informan dari tujuh organisasi tersebut. Penelitian ini juga membandingkan dasar epistemologis fact-checking berbasis jurnalisme dengan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) di Indonesia. Hasil penelitian menemukan adanya dilema epistemologis dalam pemeriksaan fakta di Indonesia yang mengarah pada sifat sembarang dari proses pemilihan fakta. Dengan demikian, menimbulkan potensi risiko yang menghadirkan bias dalam hasil pemeriksaan fakta.

Artikel ilmiah selengkapnya dapat diakses melalui tautan berikut: https://doi.org/10.1080/25741136.2024.2341338